NEWSREEL

Loading...

Jumat, 29 Januari 2010

Tanah

F.TERBENTUKNYA TANAH
Tanah adalah lapisan kulit bumi yang tipis dan terletak di permukaan bumi paling atas. Tanah merupakan hasil pelapukan atau erpsi batuan induk (organik) yang bercampur dengan bahan organik.
Semua daya tanah memiliki 3 ukuran yang berpengaruh terhadap penggunanya ke 3 ukuran tanah tersebut adakah sbb:
1. Ukuran luas, umumnya dalam 12 m2 /ha.
2. Ukuran isi atau berat umumnya dalam ton / m3 .
3. Ukuran tangkat kesuburan.



Tanah tersusun atas 5 komponen yaitu berikut ini; :

1. Partikel mineral berupa bahan organik, yaitu hasil perombakan bahan-bahan batuan dan organik lain yang terdapat di permukaan bumi.
2. Bahan organik yang berasal dari sisa-sisa tanaman dan binatang serta berbagai kotoran binatang.
3. Air.
4. Udara.
5. Jasat renik.
Selain karena perbandinagan ke 5 komponen di atas, perbedaan jenis tanah juga terjadi karena foktor-foktor jenis batuan, bahan induk, curah hujan, penyinaran matahari, relief muka bumi dan tumbuhan penutup lahan. Perbedaan jenis tanah tersebut berpengaruh pada aktifitas manusia dalam mengolahnya guna kelangsungan hidup.

1.BAHAN INDUK TANAH
Batuan-batuan mineral menjadi bahan induk pembentuk tanah di kelompokan menjadi dua yaitu batuan mineral baku dan batuan mineral bukan baku. Bkuan meneral baku antara lain meliputi granit, basalt, andesit, riolit, dan diorit. Batuan mineral bukan batu baku meliputi endaoan glasial dan bahan loss.
Sebelum menjadi tanah batuan tersebut mengalami proses yang disebut pase hancuran ikim fisik dan fase hancuran iklim kimia.



Fase hancuran iklim fisik
Di dalam fase ini batuan mineral, khusunya mineral baku mengalami perrubahan fisik. Perubahan fisik tersebut adalah penghancuran batuan berukuran besar menjadi lebih kecil, tetapi tidak menggalami perubahan sifat kimia. Fase ini di pengaruhi oleh matahari, iklim, faktor biologis tekanan air dan tekanan anggin.
Fase hancuran iklim kimiawi
Didalam fase ini batuaan induk atau batuan yang sudh kecilpun mengalami penghancuran yang diikiti denagn perubahan susunan kimiawinya.

2.FAKTOR-FAKTOR YANG BERPERAN DALAM PEMBENTUKAN TANAH
a) Matahari
Matahari merupakan sumber energi yang paling besar, tetapi tidak semu energinya di tunjukan ke bumi. Matahari, baik penyinaran maupun peredaranya, dafat mengakibatkan keretakan bahkan hancurnya batuan sebagai bahan induk tanah.
b) Air dan udara
Air menjadi faktor yang melunakkan butira-butiran btuan yang telah hancur oleh panas matahari sehinga mudah remuk dan menjadi butiran yang lebih halus.
Unsur udara selain berperan memindahkan debu-debu yang telah terbentuk, juga berperan dalam mengerakan uap air di angkasa. Oleh karena itu, sirkulasi air berlangsung secara teratur.
c) Bakteri
Bahan-bahan yang telah mengalami hancuran atau akan bercampur (bersatu) membentuk lapisan bakal tanah. Lapisan bakal tanah itu selanjutnya merupakan subtrrat bagi pertumbuhan jasat renik yang berbentuk bakteri dan ganggang.

1)Bakteri heterotof
Bakteri heterotof bersifat saprofit. Bakteri hektrotop menghancurkan bahan-bahan yang telah lapuk dan menjadikan makanan bahan bahan yang telah halus, sedangkan bahan yang sulit di hancurkan ijadikan humus.


2)Bakteri outotrof
Termasuk bakteri outotrof antara lain ganggan biru, ganggan kersik dan ganggan hijau. Masing masing ganggaang tersebut memiliki peran yang berbeda dalam pembentukan tanah. Ganggan biru berperan membantu pelapukan batuan yang kering. Ganggan gersik berperan sebagai pembentuk fosil dalam tanah. Ganggang hijau berperan melapukan batang-batang kayu yang keras atau tembok yang menjadi tempat tumbuhnya.
d.Cendawa
Cendawa memilki daya lapuk yang kuat terhadap sisa tanaman yang mengandung bahan karbohidrat dan sulit di hancurkan oleh bakteri.
e.Protozoa
Peranan protozoa dalam pembentukan tanah adalah menambah kesuburan tanah melalui sisa-sisa tubuh yang ditigalkan.
f.Serangga tanah
Peran serangga tanah dalam pembentukan tanah antara lain melapukan bahan-bahan organis, mengguburkan tanah, dan memperkaya kandungan bahan organik
g.Cacing tanah
Peran cacing tanah dalam pembentukkaan tanah adalah melapukan dan menghancurkan bahanbahan organis dalam tanah, seta menyuburkan tanah.

Profil tanah
Profil tanah adalah susunan tanah berdasarkan lapisan-lapisan tertentu yang menunjukan tingkat kepadatan, ketebalan, warna dan struktur yang berbeda-beda. Lapisan-lapisan tanah itu disebut horizon.
1. Horizon O : merupakan lapisan permukaan, terdapat banyak akar tanaman dan jasad renik tanah. Lapisan ini berwarna gelap dan kaya akan hara.
2. Horizon A : merupakan zona eluviasi yang masih mempunyai banyak humus. Lapisan ini warnanya ke abu-abuan dan lebih pucat.
3. Horizon B : merupakaan zona akumulasi yang sedikit sekali lapisan humusnya. Disebut zona akumulasi karena lapisan ini merupakan tempat di endapannya sebagian mineral yang hanyut dari horizon A.
4. Horizon C : merupakan zona terjadinya pelapukan induk tanah.
5. Horizon R : merupakan zona bahan induk tanah (padas asli)

G.TANAH DI INDONESIA
1.Pembentukan tanah di indonesia
Pembentukan tanah di indonesia di awali pad masa tergenangnya daratan-daratan Melayu dan aceh serta Kalimantan dan sulawesi pada sekitar 50 juta tahun yang lalu membawa endapan-endapan lumpur. endapan-endapan lumpur tersebut kemudian menjadi batuan sendimen sebagai bahan induk tanah di Indonesia, karena adanya proses penggankatan dan pengerjaan dari tenaga endogen dan oksogen yang berbeda-beda, jenis tanah Indonesia menjadi beberapa pula.
2.Jenis-jenis tanah di indonesia
Perbedaan jenis tanah di Indonesia tentu berpengaru terhadap pengelolaan dan pemanfaatannnya, sebagai contoh, tanah-tanah di pulau jawa berbeda pengelolannya dengan tanah-tanah di pulau kaimantan.
Tanah-tanah yang ada di Indonesia banyak jenisnya, antara lain dapat di simak dalam tabel berikut.











JENIS TANAH DI INDONESIA
No Jenis tanah Bahan induk Persebaran Peruntukan Keterangan
1 Histosol (gambut) Sisa tanah dan binatang yang bercampur dengan mineral dan di endapkan. Sumatra



Kalimantan



Papua
Perkebunan kelapa sawit.

Pertanian dan pemukiman.

-


Sebagian masih alami



Masih alami
2 Alfisol (mediterian ) Batuan beku berkapur bersifat basa. Tesebar di seluruh indonesia - Untuk tanaman padi sawah
3 Inceptisol (tanah muda) Batuan beku, sedimen, atau metamor masam atau basa Tesebar di seluruh indonesia Pertanian padi sawah Merupakan tanah terluas di daerah indonesia.
4 Andosol (vulkanis) Abu vulkanik dan tufa Sumatra dan jawa di lereng vulkan Tanaman sayur dan perkebunan teh -
5 Antisol (aluvial) Segala jenis bahan induk Tesebar di seluruh indonesia Padang rumput, rawa pasang surut, dan tambak. Aluvial dangkal terdapat di pegununagn dan sedangkan aluvial basa terdafat di daerah pantai.

1. Sebutkan 5 komponen penyusun tanah!
2. Sebutkan ukuran ukuran sumberdaya tanah!
3. Faktor apa saja yang berperan dalam pembentukan tanah?
4. Bagai mana peranan serangga dalam pembentukan tanah?
5. Cocok untuk tanaman apakah tanah jenis histofol?



H. Kerusakan Tanah
Sifat tanah yang dinamis selalu mengalami perubahan-perubahan,baik segi fisik, kimia maupun biologi. Kerusakan tubuh tanah hinga melenyapkan lapisan tertentu disebut erosi.
Selain erosi, kerusakan tanah antara lain meliputi berikut ini.
1) Hilangnya unsur hara dan organik di daerah perakaran.
2) Terkumpulnya garam di daerah perakaran.
3) Terkumpulnya atau terungkapnya unsur atau senyawa yang menjadi racun bagi tanaman.
4) Penjenuhan tanah oleh air.
Kerusakan tanah seperti tersebut terjadi karena adanya perombakan bahan organik, pelapukan mineral, dan pencucian unsur hara yang berlangsung sangat cepat.
1.Erosi tanah
Erosi tanah adalah proses pengikisan lapisan tanah oleh tenaga air. Terjadinya erosi mengakibatkan hilangnya lapisan tanah paling atas yang banyak mengandung unsur hara organik dan mineral, tetapi sangat tipis.
Erosi tanah oleh tenaga air terdiri dari 4 jenis yaitu erosi percik, erosi lembar, erosi alur, dan erosi parit.
A.Erosi percik
Erosi percik adalah proses pengikisan tanah yang terjadi akibat danya percikan air hujan. Percikan tersebut menyebapkan partikel-partikel tanah menjadi hancur dan kemidian di endapkan di tempat lain.
B.Erosi lebar
Erosi lebar adalah proses pengikisan lapisan tanah paling atas dan tipis sehingga ketebalan tanahnya berkurang. Ciri erosi lembar antara lain :
1. Air yang mengalir di permukaan tanah warnanya keruh (kuning ke coklatan) karena banyak mengandung partikel tanah.
2. Warna tanah di sekitar tempat itu berwarna pucat.
3. Terdapat bercak-bercak di permukaan tanah.
4. Kesuburan tanah berkurang akinat banyak unsur hara yang hilang.

C.Erosi alur
Jika erosi lembar terus berlangsung, penggikasan tanah pada saat air mengalir mengakibatkan terjadinya alur-alur yang amat jelas dengan bentuk yang relatif lurus di daerah-daerah berlereng dan berkelok.
D.Erosi parit
Proses erosi parit sama denagn proes erosi alur, namun salura-saluran yang terbentuk pada erosi parit lebih dalam. Erosi parit umumnya terjadi di daerah-daerah berlereng terjal.
Salah satu fungsi utama hutan adalah merangsang jatuhnya titik-titik air yang dikandung oleh awan dengan udra dingin yang dimilikinya. Erosi tanah tidak hanya disebapkan oleh tanah yang tidak memiliki penutup lahan, tetapi jug dapat disebabkan oleh pengelolaan tanah yang kurang bijak sana.
Secara umum faktor-faktor yang mempengaruhi erosi adalah iklim, topongafi, vegetasi, dan campuran tanggan manusia.
A. Iklim
Faktor iklim yang besar pengaruhnya terhadap erosi, tanah adalah hujan. Tingkat erosi tanah bergantung pada jumlah dan identitas curah hujan.
B. Tanah
Faktor tanah yang mempengaruhi erosi adalah sebagai berikut.
a) Tekstur tanah, yaitu perbandingan antara jenis liat, lempung dan pasir.
b) Struktur tanah, yaitu susunan butir-butir tanah yang terdiri dari liat, lempung, dan pasir.
c) Infiltrasi, yaitu proses mauknya atau merembesnya air ke dalam tanah melalui permukaan tanah secara vertikal.
d) Kandungan bahan organik, yaitu banyak bahan organik dan humus sehinga menentukan struktur tanah dan daya tahan air tanah.
C. Topografi
Topografi adalah bentuk kemiringan dan panjang lereng yang dapat menentukan laju air di permukaan.
D. Vegetasi
Vegetasi penutup lahan antara lain berfungsi menahan jatuhnya air hujan langsung ke tanah dan menahan kecepatan aliran permukaan.
E. Campur tangan manusia
Kegiatan manusia yang kurang bijaksana dalam mengelola hutan dan mengelola lahan berpengaruh terhadap kerusakan lingkungan, terutaman terjadi erosi.

2. Pengaruh Erosi Terhadap Kesuburan Tanah
Erosi tanah dapat mengakibatkan kurangnya tingkat kesuburan tanah.ciri-ciri penurunan tingkat kesuburan tanah antara lain hanyutnya partikel tanah, erubahan struktur tanah, penurunan kapasitas inflasi, perubahan fropil tanah, dan lenyapnya unsur hara.
a. Penghanyutan pertikel tanah
Partikel-partikel tanah dapat hanyut pada tanah yang miring. Partikel-partikel tanah tersebut di endapkan di lereng gunung bagian bawah dan terpisah menurut ukuranya, debu liat dan pasir.
b. Perubahan struktur tanah
Terjadi erosi juga menghanyutkan organik dan kaloit tanah. Bahan organik meningkatkan biota tanah sehinga terbentuk struktur remah, sedangkan koloid tanah sangat penting sebagai partikel-partikel tanah sehinga memperkokoh struktur-struktu tanah.
c. Penurunan kapasitas infiltrasi
Erosi dapat mengakibatkan rusaknya pori-pori tanah sehinga jga terpengaruh terhadap laju infiltrasi.
d. Lenyapnya huncur hara
Erosi tanah bisa menghanyutkan unsur hara. Baik terbawa dalam aliran permukaan maupun hanyut bersama dengan masa tanah sebelum mengalami erosi.
3.mengurangi dan mencegah kerusakan tanah
Kerusakan tanah dapat di kurangi dan dicegah melalui suatu upaya yang disebut konservasi tanah. Konservasi tanah adalah pemeliharaan dan perlindungan terhadap tanah secara teratur terutama guna mengurangi dan mencegah kerusakan tanah dengan cara pelestarian.
Strategi dalam konserpasi tanah harus mengarah pada ketentuan sebagai berikut.:
a. Melindungi tanah dari hantaman air hujan denagn penutup permukaan tanah.
b. Mengurangi aliran permukaan dengan meningkatkan kapasitas infiltrasi.
c. Meningkatkan stabilitas agregat tanah.
d. Mengurangi kecepatan aliran permukaan.


Metode konservasi tanh dilakukan dengan 3 cara, yaitu:
a. Konvervasi secara agronomis adalah kanservasi dengan memampatkan vegetasi dan sisa tanaman untuk mengurangi laju kerusakan lapisan tanah paling atas.
b. Konservasi secara mekanis adalah konservasi tanah yang prinsipnya berupaya mengurangi banyak yang hilang akibat erosis.
c. Konservasi secara kimiawi adalah konservasi tanah dengan memampaatkan bahan bahan kimia. Bertujuan memperbaiki kemampatkan struktur tanah.

UMPAN BALIK
1. Sebutkan satu contoh fungsi hutan!
2. Sebutkan jenis-jenis erosi tanah!
3. Sebutkan ciri-ciri erosi tanah!
4. Bagaimana unsur hara dapat hilang akibat erosi?
5. Apakah yang dimaksutdengan konservasi kimiawi?

Lengkapilah rinkasan materi pelajaran pada bagian ini dengan mengisi titik-titik yang telah di sediakan.
Dinamika litosfer
A. struktur lapisan litosfer
litosfer adalah....
litosfer tersusun atas 2 lapisan, yaitu....
B. batuaan pembentuk permukaan bumi
induk batu yang membentuk litosfer adalah....
berdasarkan proses terjadinya batuan dibedaan menjadi 3, yaitu....
C. tenaga pengubah bentuk permukaan bumi
permukaan bumi selalu berubah karena adanya tenaga...
berdasarkan asalnya tenaga geologi dibedakan menjadi 2, yaitu....dan....
1. tenaga endogen terdiri dari...
2. tenaga exsogen terdiri dari...
di indonesia terdiri dari 2 pegunungan.
1. Sirkum...bermula di...
2. Sirkum...bermula di...
D. Bentuk lahan berdasarkan ketinggian
Contoh bentang alam berdasarkan ketinggianya adalah....

E. Degradasi lahan dan danfak terhadap lingkungan
Degradasi lahan adalah....
F. Pegertian tanah
5 komponen penyusun tanah adalah...
1. Bahan induk tanah
Bahan mineral pembentuk tanah terdiri dari...
2. Foktor-foktor yang berperan dalam pembentukan tanah adalah...
3. Profil tanah....
G. Tanah di Indonesia
1. Pembentukaan tanah
Proses terbentuknya tanah di Indonesia diawali dengan...
2. Jenis-jenis tanah di Indonesia
a. Tanah gambut terbentuk dari sisa tanaman dan binatang.
b. ....
c. ....
d. ....
e. ....
H. Kerusakan tanah
1. Erosi tanah.
Erosi tanah adalah....
Macam-macam erosi tanah...
2. Pengaruh erosi tanah terhadap kesuburan tanah
Ciri-ciri penurunan tingkat kesuburan tanah adalah...
3. Mengurangi atau mencegah kerusakan tanah
4. Konservasi adalah....
Strategi dan konservasi tanah...
a. ....
b. ....
c. ....
d. ....
Metode konservasi tanah dilakukan dengan 3 cara.
a. ....
b. ....
c. ....




Latihan kopetensi
A.Pilih jawaban yang tepat

1. Gerakan dengan arah ke bawah menyebabkan daratan mengalami penurunan dan seolah-olah permukaan laut naik adalah....
a. Epirogenesa negatif
b. Epirogenesa positif
c. Orogenesa
d. Gempa bumi
e. Epirogenesa
2. Magma yang bersifat asam banyak mengandung mineral....
a. Besi
b. Alumunium
c. Magnesium
d. Logam
3.Hiposentrum adalah....
a. Pusat terjadinya gempa bumi terletak di bagian bumi lapisan dalam.
b. Pusat gempa yang terletak di permukaan bumi.
c. Alat pencatat gempa yang terdiri atas sesmograf dalam bentuk grafik pada fita.
d. Gambar getaran bumi yang di catat oleh seismograf dalam bentuk grafik pada bita.
e. Daerah yang mengalami kerusakan paling parah akibat gempa.
4. Gunung api yang karakteristik letusanya mengeluarkan lava kental dengan tekanan gas yang tinggi dan berasal dari dapur magma yang dalam termasuk tipe....
a. Merapi
b. Vulkano
c. Perret
d. Pelee
e. Hawaii


5.Berikut ini merupakan bentuk-bentuk endapan fluvial, kecuali....
a. Delta kaki burung
b. Delta cembung
c. Bantaran sungai
d. Tombolo
e. Gosong
6.Bar merupakan bentuk endapan....
a. Fluvial
b. Marine
c. Aeolis
d. Sungai
e. Air
7.Menurut proses terjadinya, marmer termasuk batuan....
a. Metamorf kontak
b. Metamorf dinamo
c. Metamorfpneumatolitis
d. Sendimen
e. Beku luar
8.Berikut ani yang merupakan batuan beku luar adalah....
a. Diorit dan gabro
b. Grabnit dan andensit
c. Seinet dan basalt
d. Diorid dan basalt
e. Gabro dan andesit
9.Faktor yang mempengaruhi terbentuknya batuan malihan adalah....
a. Suhu dan volum
b. Suhu dan tekanan
c. Tekanan
d. Suhu
e. Tekanan dan volum
10.Tanah adalah lapisan bumi yang tipis yang letaknya....
a. Pling bawah
b. Paling atas
c. Di tengah
d. Di selubung luar
e. Di inti luar

11.Batuan mineral bukan baku sebagai bahan induk pembentuk tanah adalah....
a. Basalt
b. Endapan glasir
c. Andesit
d. Diorit
e. granit
12.bakteri yang bersifat saprofitis yang bertugas menghancurkan bahan-bahan yang telah lapuk dan menjadikan makan atas bahan yang telah hakus adalah bakteri....
a. heterotrof
b. autotrof
c. ganggang
d. ganggang kersik
e. ganggang hijau
13.faktor yang berperan dalam pembentukan tanah dengan menambah tingkat kesuburan tanah melalui sisa-sisa tumbuhan yang ditingalkan adalah....
a. protozoa
b. serangga tanah
c. cacing tanah
d. bakteri
e. cendawa
14.berdasarkan sejarah waktu geologi, pembentukan tanah di indonesia di awali dengan tergengnya....
a. paparan sunda
b. paparan sahul
c. daratan
d. pesisir samudra hindia
e. daratan tengah indonesia
15.tanah andosol banyak terdafat di pulau sumatra dan jawa karena....
a. dilalui oleah sirkum mediteranial
b. banyak terdapat gunung berapi
c. tempat bertemunya lempengan eurasia dan india-australia
d. dilalui oleh busur laut
e. pengaruh iklim tropis
16.tingkat kesuburan tanah menjdi turun akibat....
a. terkumpulnya garam di daerah perakaran
b. terjadinya penjenuhan oleh air
c. terkumpul unsur atau senyawa yang menjadi racun bagi tanah
d. hilangnya unsur hara di daerah perakaran
e. terkumpulnya unsur hara dan bahan organik ke lapisan bawah
17.erosi tanah dapat terjadi karena....
a. terjadi aliran permukaan yang sangat deras
b. tidak ada aliran yang epektif
c. tida ada batuan yang kendap air
d. terjadinya water logging
e. tida ada pegetasi penutup lahan
18.pengikisan lapisan tanah yang paling atas sehinga mengurangi ketebalan tanah adalah jenis erosi...
a. percik
b. lembar
c. alur
d. parit
e. perumahan
19rusaknya pori-pori tanah akibat terjadinya erosi berpengaruh pada....
a. penurunan kapasitas infiltrasi
b. perubahan profil tanah
c. perubahan struktur tanah
d. penghanyutan partikel tanah
e. lenyapnya unsur hara





a. Horst
b. Episentrum
c. Astenosfer
d. Abrasi
e. Glasial
f. Litosfer
g. Graben
h. Deflasi
i. Loss
j. Serangga tanah
k. Sumatra
l. Tekstur
m. Basalt
n. Protozoa
o. Air
p. Sulawesi
B. isilah sesuai jawaban yang telah di sediakan!

1. Lapisan bumi yang paling luar adalah....
2. Batuan sedimen yang terjadi di daerah es adalah batuan....
3. Tanah turun yang terjadi di daerah patahan di sebut....
4. Pusat gempa yang berada di permukaan bumi di sebut....
5. Erosi yang dilakukan oleh laut di sebut....
6. Salah satu komponen penyusun tanah adalah....
7. Faktor yang membantu pembentukan tanah dan berada di dalam tanah yang banyak terdafat sisa bahan organis adalah....
8. Tanah gambut banyak terdapat di pulau....
9. Faktor tanah yang mempengaruhi erosi adalah....





Soal pemahaman
Jawab pertanyaan berikut!

1. Mengapa batas-batas lempeng tektonik disebut batas tektonik aktif?
2. Bagaimanakah terbentuknya pegunugan himalaya?
3. Jelaskan terjadinya gempa bumi tektonik?
4. Mengapa di Indosnesia banyak gunung api?
5. Apa yang di hasilkan dari adanya aktifitas lempeng tektonik?

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Ada kesalahan di dalam gadget ini